Profil Sekolah

Selayang Pandang MTs Harapan Baru

Cijantung Ciamis

Madrasah Tsanawiyah Al-Islam Cijantung didirikan pada tanggal 15 Juli 1986 oleh Alm KH. Moch. Sirodj, Pendiri/Pengasuh Pondok Pesantren Al-Quran Cijantung Ciamis, melalui sebuah Tim Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan yang diketuai oleh KH. Drs. Asep Saefulmillah, MTs. Al-Islam Cijantung dipersiapkan sebagai lembaga pendidikan formal yang mampu mencetak kader-kader peminpin ummat dimasa yang akan datang yang dibekali dengan dasar-dasar pendidikan agama yang kuat di pesantren serta pengetahuan umum di madrasah / sekolah.

Pendirian MTs Al-Islam Cijantung bertitik tolak dari upaya pendidikan terpadu yang dirintis pesantren yang menerapkan pendidikan minimal 6 tahun. Program tersebut dimaksudkan agar tercipta suatu jenjang pendidikan yang berkesinambungan dimana dalam jangka waktu 6 tahun para santri tidak saja dapat menyelesaikan pendidikan formalnya (MTs dan MA), tapi juga mampu menyelesaikan pendidikannya di pesantren dengan penguasaan dan pemahaman Qiraat Al-Quran dan kitab kuning secara memadai.

Sebagai halnya dengan SPG Al-Islam yang telah berdiri sebelumnya (SPG berdiri tahun 1975 dan ditutup tahun 1991, sejak 1988 berdiri MA Al-Islam dan kini menjadi MAN cijantung), kehadiran MTs. Al-Islam Cijantung dimaksudkan untuk memperkuat dalam memenuhi tuntutan perubahan orientasi serta sistem pendidikan pondok pesantren Al-Quran Cijantung. Keberadaan madrasah / sekolah di lingkungan pondok pesantren Al-Quran Cijantung merupakan bagian integral dari strategi dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan pesantren sesuai dengan perkembangan jaman.

Dalam rangka mencapai peningkatan kualitas dan mutu pendidikan yang integratif serta relevan dengan kebutuhan dan tuntunan jaman saat ini dan kedepan, maka harus ada upaya-upaya sistematis yang dibangun dengan konsep dan ide strategis dalam mengembangkan setiap komponen dan aspek-aspek pendidikan yang terintegrasi di dalamnya. Dan mengingat keberadaan MTs. Al-Islam Cijantung yang terus mengalami perkembangan dan peningkatan dalam segi jumlah siswa khususnya, maka sudah menjadi keharusan bagi jajaran pengelola untuk melakukan berbagai langkah yang dapat mengimbangi perkembangan tersebut baik yang menyangkut pada sistem dan kurikulum pendidikan yang integratif dan terpadu antara sekolah dengan pesantren, maupun pada aspek pengembangan sarana infrastruktur sekolah baik secara fisik maupun non fisik.

Adanya peningkatan dan perkembangan jumlah siswa MTs. Al-Islam Cijantung dalam tiga tahun terakhir ini, mengindikasikan semakin tumbuhnya kepercayaan orang tua kepada MTs. Al-Islam Cijantung sebagai satu-satunya institusi pilihan bagi pendidikan anak-anaknya. Oleh karena itu sebagai bentuk rasa tanggung jawab atas kepercayaan tersebut salah satu hal yang mendesak adalah melakukan upaya peningkatan dan revitalisasi sarana fisik bangunan demi terciptanya suasana proses belajar mengajar yang lebih kondusip dan nyaman.

Dengan harapan dapat meningkatkan semangat baru melalui pembenahan dan perubahan berbagi asfek, sejak tahun 2010 MTs Al-Islam Cijantung berubah nama menjadi MTs Harapan Baru, yang berupaya terus menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dan berkualitas dengan melakukan terobosan baru pada metode pembelajaran serta mengadopsi Kurikulum Internasional MEP untuk mata pelajaran Matematika.